TRAVELLING DESTINATION : DAY 1 - KAWASAN MANDEH!

Sepertinya surga dunia itu enggak jauh-jauh sob, adanya disini, di tanah negeri tercinta kita ini. Destinasi wisata di Indonesia itu buanyaaaaak banget seabrek-abrek. Buat pecinta pantai, hutan, gunung, budaya dan segala hal yang indah-indah cukup keliling Indonesia. Beberapa waktu lalu, aku dan sahabat travelling-ku alias My Travel Mate Hani ( www.nonahikaru.com) berhasil menjelajah ke daerah Sumatera Barat. Kita ke kawasan wisata Mandeh yang terletak di pesisir selatan, Sumatera Barat. Awalnya karena kita sempet explore di Instagram, ada tempat yang konon katanya mirip Raja Ampat, Papua dan itu letaknya di Pulau Sumatera. Nah karena penasaran dan bersyukur banget bisa mendapatkan kesempatan kesana (because kita anak-anak sholehah) berangkatlah kita dengan senyum paling manis memukau dan mempesona.

Sebelum aku bercerita tentang Mandeh, aku mau cerita dulu gimana perjalanannya dan dimana aku sama Hani menginap sebelum ke Mandeh. Jadi sesampainya di Bandara Internasional Minangkabau, aku sama Hani foto-foto dulu dong yah hahaha ini penting karena ternyata di Bandara memang terpampang nyata poster alias spanduk Kawasan Wisata Mandeh yang lagi nge-hits itu.


Setelah itu kita langsung cuss makan di restoran yang fenomenal, Lamun Ombak. Pokoknya kita makan sampe kenyang , karena perjalanan masih lumayan jauh sekitar 2 jam dari kota Padang (kurang lebih 77km) menuju Painan, Langkisau Resort tempat kami akan menginap. Sesampainya di Langkisau Resort, waktu menunjukkan sudah malam sekitar jam 7 dan kita udah exhausted banget. Aku dan Hani langsung bersih-bersih dan langsung makan malam. Pemandangan dari Langkisau Resort ini paginya cukup indah, kita bisa melihat laut dari atas. Yang lumayan aneh adalah disini enggak dingin sama sekali cuacanya, walaupun kita berada di bukit, untungnya kamar kita ada AC dan nyaman banget jadi enggak masalah deh...

Suasana kamar mandinya juga nyaman banget, ada aksen batu-batu alam gitu dan bersih. Pokoknya recommended banget buat kamu yang niat liburan baik bareng keluarga maupun pasangan, I give this resort 4 stars, sayangnya engga ada gantungan baju yang disediakan aja sih sama laundry (enggak tau juga ada laundry apa engga hehe). Fasilitas yang didapet : AC, TV Plasma, Bathroom, Mirror Closet, Bed, 2 pasang kursi untuk duduk-duduk di depan. Seru sih disini, apalagi jarak dari Langkisau -nya tidak terlampau jauh ke Mandeh.


Pemandangan yang berhasil di abadikan saat pagi hari, kita bisa melihat pesisir selatan pantai, dengan panorama yang menarik. Such a great view, guys!




Langkisau Resort ini letaknya di Jl. Baru Pantai Salido Painan. Kec. IV Jurai - Kab. Pesisir Selatan. Sumatera Barat. Untuk harga per kamar kamu bisa langsung cek situs Ag***, Trav***** ataupun situs booking online hotel lainnya yaa. Nah paginya, setelah breakfast kita pun berangkat menggunakan mobil menuju ke kawasan Mandeh. Perjalanan enggak memakan waktu lama dan sampailah kami di pelabuhan untuk naik ke kapal motor menyeberang mengitari Kawasan Mandeh. Seperti biasa, hijab travellers cantiks mesti pose-pose syantiks dulu yeaa ngga :p




Asli, langitnya biru sebiru hatiku, awannya putih seputih kapas. Cuaca lagi bersahabat banget karena cerah, dan perjalanan ini sangat menyenangkan. Berhubung aku dan Hani selebritis yang lagi syuting aslinya cuma tim hore, jadi kita enggak tau persis kisaran harga nyewa kapal macam gini dan semua aktivitas yang selanjutnya bakal aku share. Berhubung banyak banget kan tuh paket wisata yang menawarkan trip ke Mandeh, mendingan langsung browsing untuk lihat-lihat perbandingan harga aja yak hehe.
Sekilas adegan FTV diatas kapal...


Sepanjang perjalanan di kapal, panorama yang disajikan engga henti-hentinya bikin kita berdecak kagum. Beneran , engga lebay. Kita pun berkeliling beberapa pulau : Pulau Pamutusan, Pulau Suwarnadwipa, Pulau Pasumpahan, Pulau Setan, dan Pulau Seronjong Kecil. Oh iya kita ini namanya One Day Trip karena kita enggak nginep, tetapi puas kok main-main air dan explore wisata lautnya. Walaupun beberapa spot seperti Cubadak Island dan Pulau Sikuai enggak bisa kita datengin. Usut punya usut Pulau Cubadak teh (lah jadi sunda-an) emang kaya pulau yang private dan dibangun resort yang bernama Cubadak Paradiso punya-nya orang Italia. Mampir aja enggak boleh , kawan! Syediiihhh T.T Nah kalau Sikuai Island kurang tau deh kenapa, kayanya masih dibangun gitu alias lagi pembangunan. Berikut beberapa foto yang akan aku share, saat nulis post ini aja udah berasa kangen Mandeh-nya lagi, huaaa seru pokoknya!






Pulau pertama yang kita datengin yaitu Suwarnadwipa, Pulau ini udah ada resort dan restaurant-nya. Pulaunya juga bersih (toilet umumnya juga bersih dan kece loh!) dan yang paling penting, instagram-able bangets! Disini kita cuma foto-foto sambil basah-basahan main ayunan, trus duduk-duduk minum kelapa muda, romantis lah pokoknya hihihi.



Dan main ayunan kaya gini ngingetin kenangan ceileeh kenangan emangnya mantan saat kita di Gili Trawangan, persis mirip konsepnya kaya di Ombak Sunset. Tapi yang ini dengan nuansa minang dan latarnya yang berbeda, yang pasti kalau kalian kesini mesti foto disini sama pasangan atau sahabat , yang jomblo banget sendirian mendingan jangan.








Dari Suwarnadwipa, kita pun ke Pulau Sutan atau yang disebut Pulau Setan. Disini menyajikan banyak permainan air, seperti banana boat, jet ski dan lainnya. Yang pastinya disini, aku dan Hani mulai ganti pakaian khusus renang. Yeay, We're ready to go!









Secara Hani itu di Bandung udah biasa jadi pembalap motor Mio se-kabupaten, jadinya Hani yang coba bawa si Jet Ski, seru banget sumpah! Hahaha, bikin nagih! Sebelum naik Jet Ski , kita udah pakai pelampung gitu jadi Insya Allah kalopun jatoh kan ke air yah, bukan ke jalanan. Tapi tetep aja aku parno bung, secara aku mah kan engga bisa berenang -____-" (iya-iya tau, aku engga bisa berenang tapi sukanya main ke pantai, terus? masalaaaaah? wkwkwwk).



Kali ini giliran mamang-mamang jet ski yang bawa, baru beberapa putaran kita udah dihempaskan ke air. Sungguh tega si mamang-mamang, segala kecantikan luluh lantak dalam hitungan detik, KZL.


Setelah seru-seruan main Jet Ski, kita pun move ke arah Air Terjun Gamuruh. Tetapi sebelum sampai kesana kita mampir dulu di Pulau Seronjong Kecil, dimana terdapat Batu besar yang konon katanya kalau melompat dari atas bisa mendapatkan jodoh (buat yang jomblo aja nih yaa, pantesan si Hani ngebet banget pengen lompat walaupun pada akhirnya dia enggak jadi melakukan hal itu).



Lalu kita melanjutkan ke Air Terjun Gamuruh, untuk mencapai lokasi ini, kita melewati hutan Mangroves sepanjang perjalanan. Pemandangan yang disajikan masih hijau dan asri.


Rasanya saat ketemu air terjun tuh ternyata happy banget, airnya seger dan mengalir langsung dari atas, rasanya tawar dan enggak perih di mata kaya air laut. Pokoknya berasa kembali ke masa kecil, dulu seingetku aku pernah deh main air terjun begini waktu pulang kampung ke kampung nenek di Sumatera Utara, sayangnya sekarang malah banyak sungai yang kering kerontang dan kurang dijaga kebersihannya. Rasanya kaya bernostalgia main air terjun bareng Hani yang aku rasa enggak pernah ketemu Air Terjun sedari kecil hahaha.



Asli seger pisan, airnya dingin dan untuk mencapai ke atas sini enggak terlalu sulit. Setelah puas mandi di air terjun dan berfoto-foto kita pun bergegas kembali ke kapal untuk melanjutkan perjalanan menggunakan mobil ke Puncak Mandeh, untuk melihat pemandangan dari atas puncak kawasan Mandeh yang diklaim sebagai Raja Ampat-nya Sumatera. Aku sih enggak setuju yah, this is Sumatera Barat dan engga ada duanya. Masing-masing punya daya tarik sendiri dalam hal wisata baik wisata laut,hutan,pegunungan maupun kulinernya. Yang pasti Kawasan Mandeh ini juara di daerahnya dengan pesonanya yang masih alami. Walaupun enggak menutup mata karena tagline "Raja Ampat-nya Sumatera" itulah yang membuat aku sama Hani penasaran datang kesini hehehe.



Sesampainya di Puncak Mandeh, kita disajikan pemandangan gugusan-gugusan pulau kecil dari atas. Memang hampir mirip seperti di Raja Ampat (liat di Google doang, soalnya belum pernah ke Raja Ampat, doain ya bu ibu semoga segera bisa kesana hihihi). 


Disini disediakan tempat duduk dan meja untuk sekedar meminum es kelapa muda dan bersenda gurau dengan pasangan, keluarga maupun kawan-kawan. Inget yang jomblo tidak disarankan kesini takutnya khilaf terus kepengen lompat sambil menikmati angin yang berhembus.


Pokoknya seharian ini bener-bener seru dan fun! Buat kalian yang pengen juga nge-trip asyik kaya kita, inget yah saat kalian berada di alam, di pegunungan, laut, air terjun, jangan buang pipis sampah sembarangan. Kita yang harus menjaga kekayaan alam negeri kita sendiri dong bukan orang lain. Explore boleh asal keep clean yaks! Nantikan kelanjutan cerita travelling Day 2 nya segera, Happy Fasting by the way ^^



Share:

0 comment